Namanya Bambang, asli dari Nganjuk. Tongkrongannya rock ‘n roll, pakaian serba hitam-hitam dan jarang mandi kecuali darurat mau ketemu dosen. Di balik kekotoran tampilan luarnya, ada semangat ingin membersihkan kebudayaan Jawa. Bila bicara tidak pernah tertata. Tapi di dalam kekacauan struktur bahasanya ada pesan hendak menata apapun yang bisa ditata. Agak aneh memang, tapi nyata.
Catatan Tentang Kawan-Kawan (1)
In Esei on Januari 8, 2009 at 3:16 amWajah suatu bangsa di masa depan bisa dilihat dari apa yang dilihat oleh generasi masa kini dalam memandang pemimpin bangsanya di masa lalu. Satu contoh, bagaimana mahasiswa angkatan 2000-an masa kini memandang seorang Soeharto. Saya punya dua orang kawan yang bisa dijadikan contoh. Dan sikap keduanya dalam memandang Pak Harto boleh ditiru. Nggak ditiru juga nggap apa-apa, lebih baik malah.